Jangan Asal! Ini Jenis-Jenis Gigi Berlubang serta Perawatannya
Gigi berlubang adalah masalah umum yang bisa dialami siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Meskipun terlihat sepele, gigi berlubang yang tidak segera diatasi dapat menyebabkan rasa sakit hebat, infeksi, hingga kehilangan gigi.
Apa Itu Gigi Berlubang?
Gigi berlubang terjadi akibat rusaknya lapisan email gigi yang disebabkan oleh penumpukan plak dan bakteri. Ketika bakteri memecah sisa makanan menjadi asam, zat ini akan mengikis lapisan gigi secara perlahan dan membentuk lubang kecil.
Jenis-Jenis Gigi Berlubang
- 1. Lubang di Permukaan Atas Gigi
Biasanya muncul di bagian atas gigi geraham yang digunakan untuk mengunyah. Jenis ini paling sering terjadi karena sisa makanan mudah menumpuk di sela-sela gigi. - 2. Lubang di Sela-Sela Gigi
Lubang jenis ini sulit dilihat secara langsung dan biasanya terdeteksi saat pemeriksaan gigi menggunakan rontgen. Sering disebabkan karena jarang flossing atau membersihkan sela gigi. - 3. Lubang di Akar Gigi
Umumnya dialami oleh orang dewasa yang mengalami penurunan gusi. Ketika akar gigi terbuka, area tersebut lebih mudah diserang bakteri dan menyebabkan lubang.
Tanda dan Gejala Gigi Berlubang
- Gigi terasa ngilu atau sakit saat makan dan minum.
- Adanya lubang kecil yang terlihat di permukaan gigi.
- Muncul bau mulut tidak sedap.
- Rasa manis atau panas lebih terasa di gigi tertentu.
Perawatan Gigi Berlubang Berdasarkan Tingkat Keparahan
- 1. Fluoride Treatment
Untuk lubang yang masih sangat kecil, dokter bisa memberikan perawatan fluoride untuk membantu memperkuat email gigi. - 2. Penambalan Gigi
Jika lubang sudah mulai dalam, dokter akan membersihkan area yang rusak lalu menambalnya agar tidak bertambah besar. - 3. Perawatan Saluran Akar
Untuk gigi dengan kerusakan hingga ke saraf, perawatan saluran akar diperlukan agar infeksi tidak menyebar. - 4. Pemasangan Crown
Jika struktur gigi sudah banyak rusak, pemasangan mahkota gigi (crown) dapat melindungi gigi dari kerusakan lebih lanjut. - 5. Pencabutan Gigi
Sebagai langkah terakhir bila gigi tidak bisa diselamatkan lagi, dokter akan mencabut gigi yang terinfeksi.
Pencegahan Gigi Berlubang
- Sikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride.
- Gunakan benang gigi (flossing) untuk membersihkan sela-sela gigi.
- Kurangi makanan manis dan lengket.
- Rutin periksa ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali.
Gigi berlubang memang bisa terjadi pada siapa saja, tetapi dengan kebiasaan baik dan perawatan rutin, Anda bisa mencegah kerusakan lebih lanjut. Jangan tunggu sampai sakit parah baru ke dokter gigi!
Untuk konsultasi dan perawatan gigi berlubang yang aman, nyaman, dan profesional, percayakan pada Senyum Keluarga Dental Care.
Konsultasi SekarangFeatured products
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?