Kebiasaan Buruk yang Dapat Merusak Gigi


Kesehatan gigi tidak hanya dipengaruhi oleh makanan, tetapi juga oleh kebiasaan sehari-hari yang sering dilakukan tanpa sadar. Jika dibiarkan, kebiasaan-kebiasaan ini dapat menyebabkan gigi berlubang, patah, ngilu, hingga masalah gusi. Yuk, kenali apa saja kebiasaan buruk yang perlu dihindari!

1. Sering Mengonsumsi Makanan dan Minuman Manis

Gula yang menempel lama di gigi akan diubah menjadi asam oleh bakteri. Inilah yang menyebabkan gigi mudah berlubang. Minuman manis seperti teh manis, kopi susu, hingga boba juga menjadi pemicu utama kerusakan gigi jika dikonsumsi terlalu sering.

2. Menggigit Benda Keras (Kuku, Es Batu, Tutup Pulpen)

Kebiasaan ini dapat menyebabkan gigi retak, patah, bahkan aus. Gigi tidak dirancang untuk menggigit benda keras selain makanan. Jika ini sudah menjadi kebiasaan, segera hentikan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

3. Sikat Gigi Terlalu Kuat

Banyak orang mengira tekanan kuat membuat gigi lebih bersih. Padahal, menyikat gigi terlalu keras dapat mengikis enamel, membuat gigi sensitif, dan melukai gusi. Gunakan sikat gigi berbulu lembut dan teknik menyikat yang benar.

4. Mengunyah Satu Sisi Saja

Kebiasaan ini membuat tekanan gigi tidak seimbang. Akibatnya, satu sisi gigi menjadi lebih cepat aus dan rahang bisa terasa tidak nyaman. Biasakan mengunyah di kedua sisi secara bergantian.

5. Tidak Membersihkan Lidah

Bakteri juga menumpuk di permukaan lidah. Jika tidak dibersihkan, bakteri tersebut bisa menyebabkan bau mulut dan memperparah kondisi gigi. Gunakan pembersih lidah atau sikat lidah setiap kali selesai menyikat gigi.

6. Jarang Minum Air Putih

Air membantu membersihkan sisa makanan di gigi dan menetralkan asam. Jika jarang minum air putih, mulut mudah kering dan bakteri berkembang lebih cepat, meningkatkan risiko gigi berlubang.

7. Menggertakkan Gigi (Bruxism)

Kebiasaan ini sering terjadi saat stres atau saat tidur. Gigi yang sering digertakkan bisa aus, retak, atau terasa ngilu. Jika terjadi terus-menerus, konsultasikan ke dokter gigi untuk mendapatkan pelindung gigi khusus.

8. Malas Mengganti Sikat Gigi

Sikat gigi idealnya diganti setiap 3 bulan sekali atau ketika bulu mulai mekar. Sikat yang sudah rusak tidak efektif membersihkan gigi dan berpotensi membawa bakteri.

9. Menunda Periksa ke Dokter Gigi

Banyak masalah gigi terjadi karena tidak terdeteksi di awal. Dengan pemeriksaan rutin setiap 6 bulan, kerusakan gigi dapat dicegah sebelum menjadi lebih parah.

Kesehatan gigi sangat dipengaruhi oleh kebiasaan sehari-hari. Yuk, mulai hindari kebiasaan buruk yang bisa merusak gigi dan ganti dengan pola hidup yang lebih baik agar gigi tetap kuat, sehat, dan bebas masalah.

Ingin Konsultasi atau Perawatan Gigi Aman & Profesional? Hubungi klinik gigi terdekat atau percayakan kesehatan gigi Anda kepada tenaga ahli di klinik kami!

Konsultasi Sekarang

Featured products

Image
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?