Kenapa Sakit Gigi Bikin Sakit Kepala? Ini Penjelasan Medisnya
Sakit gigi sering kali tidak hanya terasa di area gigi saja. Banyak orang juga merasakan sakit kepala, bahkan nyeri sampai ke pelipis atau telinga saat mengalami masalah gigi. Kondisi ini sebenarnya cukup umum terjadi dan memiliki penjelasan secara medis.
Lalu, kenapa sakit gigi bisa menyebabkan sakit kepala? Berikut penjelasannya.
Hubungan Saraf Gigi dan Kepala
Gigi dan kepala memiliki hubungan saraf yang sangat erat. Saraf utama yang menghubungkan area wajah, rahang, dan kepala adalah Saraf Trigeminal.
Saraf ini memiliki tiga cabang yang menjalar ke:
- gigi dan rahang
- pipi dan hidung
- area mata dan dahi
Ketika gigi mengalami infeksi atau peradangan, sinyal nyeri akan dikirim melalui saraf tersebut sehingga rasa sakit bisa menyebar hingga ke kepala.
1. Infeksi Gigi yang Sudah Parah
Salah satu penyebab paling umum adalah infeksi akibat Karies Gigi atau gigi berlubang yang sudah dalam.
Jika lubang mencapai saraf gigi, rasa nyeri bisa sangat kuat dan menjalar ke:
- kepala
- telinga
- rahang
- bahkan leher
Hal inilah yang membuat sakit gigi sering disertai sakit kepala.
2. Peradangan pada Saraf Gigi
Ketika bagian dalam gigi (pulpa) mengalami peradangan, kondisi ini dikenal sebagai Pulpitis.
Gejala yang sering muncul antara lain:
- nyeri berdenyut pada gigi
- sakit kepala di satu sisi
- sensitif terhadap makanan panas atau dingin
- rasa sakit yang muncul tiba-tiba
Karena sarafnya saling terhubung, otak bisa “salah membaca” sumber nyeri sehingga terasa seperti sakit kepala.
3. Otot Rahang yang Tegang
Sakit gigi juga bisa membuat seseorang tanpa sadar menggertakkan atau menekan rahang. Ketegangan pada otot rahang ini bisa memicu sakit kepala, terutama di bagian pelipis.
4. Infeksi Menyebar ke Jaringan Sekitar
Jika infeksi gigi tidak segera ditangani, bakteri dapat menyebar ke jaringan sekitar gigi dan menyebabkan pembengkakan. Tekanan pada jaringan dan saraf inilah yang juga dapat memicu sakit kepala.
Cara Mengatasi Sakit Gigi yang Menyebabkan Sakit Kepala
Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:
- Berkumur dengan air garam hangat
- Mengonsumsi obat pereda nyeri sementara
- Menghindari makanan terlalu panas atau dingin
- Menjaga kebersihan gigi dan mulut
Namun, langkah ini hanya bersifat sementara. Jika sakit tidak kunjung hilang, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter gigi.
Kapan Harus ke Dokter Gigi?
Segera periksa ke dokter gigi jika mengalami:
- sakit gigi yang menjalar ke kepala
- nyeri lebih dari 2 hari
- gusi bengkak
- gigi terasa sangat sensitif
- muncul demam atau pembengkakan pada wajah
Penanganan lebih awal dapat mencegah infeksi menjadi lebih serius.
Sakit gigi bisa menyebabkan sakit kepala karena adanya hubungan saraf antara gigi, rahang, dan kepala. Infeksi gigi, peradangan saraf, serta ketegangan otot rahang menjadi beberapa penyebab utama kondisi ini.
Jika sakit gigi sudah sampai menimbulkan sakit kepala, sebaiknya jangan menunda pemeriksaan agar masalah gigi bisa segera ditangani.
Ingin Konsultasi atau Perawatan Gigi Aman & Profesional? Hubungi klinik gigi terdekat atau percayakan kesehatan gigi Anda kepada tenaga ahli di klinik kami!
Konsultasi SekarangFeatured products
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?